Beranda Beranda

Blog ·

[Sinan, Jeolla Selatan] Kisah Pengiriman FARMING BOY 2.0A yang Menjadi Penopang Andal bagi Ibu

Halo, kami Lohwell SM yang menyampaikan kabar kepada para lansia dan keluarga di seluruh negeri.

Kami mengunjungi Kabupaten Sinan, Jeonnam, tempat laut, dataran lumpur, dan angin segar menyatu.

Sejak berangkat dari kantor pusat di Naju, hati kami sangat bersemangat karena akan bertemu dengan seorang ibu yang sepanjang hidupnya telah berjuang merawat anak-anak dan bekerja di ladang.

Seiring bertambahnya usia, langkah beliau menjadi semakin berat. Setiap kali membawa barang berat atau berjalan melewati pematang sawah, lututnya terasa ngilu. Karena itu, kami segera bergegas untuk mengantarkan kendaraan yang benar-benar dibutuhkan oleh beliau.

Tiba di lokasi Sinan dan menurunkan kendaraan

Kami tiba di halaman rumah pelanggan di Sinan dan menurunkan FARMING BOY 2.0A dengan aman.

Melihat warna biru kobalt dan bak muatan yang luas, sang ibu keluar ke halaman sambil berkata,

“Kendaraan ini terlihat kokoh dan cantik sekali!”

Beliau menyambut kami dengan hangat.
Keluarga yang menyaksikan dari dekat juga memeriksa rangka yang kokoh dan hasil akhir kendaraan dengan saksama, lalu merasa puas.

Panduan pengoperasian 1:1 yang disesuaikan dengan pengguna

Hal yang paling dikhawatirkan para lansia saat menggunakan kendaraan baru adalah kemudahan pengoperasian dan keselamatan.
Karena itu, Lohwell SM memberikan panduan secara bertahap tanpa terburu-buru, hingga sang ibu benar-benar terbiasa mengoperasikannya.

Menyalakan kendaraan dan persiapan berkendara:

Kami berlatih mulai dari langkah dasar, yaitu memasukkan kunci dan memutarnya ke kanan untuk menyalakan kendaraan.

Rem parkir (tuas parkir):

Kami berulang kali memeriksa cara mengunci dan melepas tuas hingga terdengar bunyi klik saat berhenti atau parkir.

Peralihan maju dan mundur:

Beliau mempelajari cara mengubah mode maju dan mundur menggunakan tombol pada setang, serta cara berkendara dengan aman sambil memastikan pandangan tetap jelas.

Mulai berkendara dan mengerem:

Kami berulang kali memberikan panduan agar beliau dapat merasakan cara menarik tuas akselerasi dengan lembut dan menekan rem secara perlahan.

Untuk bagian yang masih sedikit membingungkan, kami menekan tombol bersama-sama dari samping dan menyesuaikannya dengan tenang.
Setelah beberapa kali berlatih, beliau berkata,

“Ternyata jauh lebih mudah dan mulus daripada yang saya kira!”

Beliau pun segera terbiasa.

Uji coba di halaman dan latihan berkendara

Setelah menjelaskan cara pengoperasian, kami melakukan uji coba di area kosong di halaman.
Sang ibu sendiri mengemudikan kendaraan dengan terampil, mulai dari berangkat, berbelok ke kanan, mengerem, hingga parkir mundur.
Dengan ban lebar yang terpasang, kami dapat memastikan kendaraan melaju dengan stabil tanpa guncangan berarti, bahkan di jalan pedesaan yang tidak rata atau jalan tanpa aspal.

Spesifikasi Utama dan Fitur FARMING BOY 2.0A

Berikut adalah fitur utama FARMING BOY 2.0A yang membantu keseharian dan pekerjaan pertanian orang tua.

Jendela Depan Besar & Kanopi Terintegrasi:

Melindungi dari terik matahari serta hujan dan angin kencang di pedesaan, sehingga Anda dapat berkendara dengan aman sepanjang tahun.

Pengisian Praktis melalui Stopkontak Rumah Tangga 220V:

Tanpa peralatan pengisian khusus, Anda dapat langsung mengisi daya hanya dengan mencolokkan pengisi daya khusus ke stopkontak rumah tangga 220V.

Bak Muatan Luas (Kapasitas muat 200kg):

Dilengkapi bak muatan aluminium yang luas untuk membawa karung pupuk, peralatan pertanian, dan hasil panen, sehingga cocok sebagai kendaraan angkut untuk pertanian.

Ban Bermotif Lebar:

Menggunakan ban dengan daya cengkeram yang sangat baik untuk mengurangi selip dan membantu berkendara dengan stabil di jalan tanah, jalan menanjak, dan jalan di tepi lahan.

Ibu, saat cuaca buruk, jangan mengangkat barang berat sendiri. Muatlah dengan nyaman ke FARMING BOY dan bawa dengan mudah.
Jika ada hal yang ingin ditanyakan atau terasa kurang nyaman saat berkendara, silakan hubungi kami kapan saja.

Kami kembali setelah diantar oleh Ibu dari Sinan yang menggenggam erat kedua tangan kami sambil mengucapkan terima kasih.
Kami berharap kendaraan ini dapat terus menjadi sarana mobilitas yang andal bagi Ibu dan melaju dengan aman dalam waktu yang lama. Semoga Ibu selalu sehat.